Semangat Kebersamaan Perantau Meunye Peut dalam Santunan Yatim Piatu

 




Aceh Utara: Perantau asal Desa Meunye Peut kembali menunjukkan kepedulian dan kebersamaan melalui sebuah gerakan sosial yang penuh makna. Sebuah grup bernama PERANTAU MEUNYE PEUT, yang dibentuk oleh Saudara Tarmizi, menjadi wadah untuk menghimpun para perantau baik diluar daerah atau luar negara agar tetap terhubung dan berkontribusi bagi kampung halaman.

Grup ini memiliki tujuan mulia, yaitu mengajak seluruh perantau Meunye Peut untuk ikut berdonasi dalam program santunan yatim piatu di desa tersebut. Dari sekitar lebih dari 50 anggota yang tergabung, sebanyak 38 orang dengan penuh keikhlasan turut berpartisipasi memberikan donasi.



Berkat kepedulian tersebut, terkumpul dana yang cukup untuk membantu 21 anak yatim piatu di Desa Meunye Peut. Santunan tersebut disalurkan pada malam Hari Raya, tepatnya tanggal 20 Maret 2026, yang dilaksanakan di Meunasah Meunye Peut dalam suasana penuh haru dan kebahagiaan.



Tidak hanya itu, kegiatan ini juga mendapat tambahan bantuan berupa paket Al-Qur’an yang disumbangkan oleh LSM Aceh Utara melalui perantau Meunye Peut. Bantuan tersebut semakin melengkapi kebahagiaan anak-anak yatim yang menerima santunan.



Tarmizi selaku ketua grup menyampaikan rasa bangga dan haru atas partisipasi rekan-rekan perantau yang dengan sukarela berbagi rezeki. Ia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan dalam menyukseskan program ini.

“Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi ladang amal bagi kita semua,” ungkapnya.

Ke depan, diharapkan kegiatan sosial seperti ini tidak hanya berhenti pada santunan anak yatim piatu saja. Grup PERANTAU MEUNYE PEUT berencana untuk memperluas program bantuan, termasuk untuk kaum fakir miskin dan para lansia yang membutuhkan perhatian lebih.

Semangat gotong royong dan kepedulian ini menjadi bukti bahwa jarak tidak menjadi penghalang untuk tetap berbagi dan peduli terhadap kampung halaman. Semoga langkah kecil ini dapat terus berkembang dan membawa manfaat yang lebih besar di masa mendatang.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

TERAGEDI KERUSUHAN SAMPIT VS MADURA YG MENGERIKAN

Dana Desa untuk Aceh Naik Menjadi Rp3,8 T